Hadits Sunan Abu Dawud

الترجل

Kitab Merapihkan Rambut

ما جاء في المرأة تتطيب للخروج
Wanita mengenakan wewangian untuk keluar

سنن أبي داوود ٣٦٤٤: حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ وَسَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ أَبُو عَلْقَمَةَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ خُصَيْفَةَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّمَا امْرَأَةٍ أَصَابَتْ بَخُورًا فَلَا تَشْهَدَنَّ مَعَنَا الْعِشَاءَ قَالَ ابْنُ نُفَيْلٍ عِشَاءَ الْآخِرَةِ

Sunan Abu Daud 3644: Telah menceritakan kepada kami An nufaili dan Sa'id bin Manshur keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad Abu Alqamah ia berkata: telah menceritakan kepadaku Yazid bin Khushaifah dari Busr bin Sa'id dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Wanita mana saja yang terkena bakhur (wewangian), maka jangan sekali-kali ia shalat isya bersama kami." Ia (perawi) berkata: Maksudnya adalah shalat isya yang akhir (larut malam).

Sunan Abu Dawud Nomer 3644