مسند أحمد ٩٦٩٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنِ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ كَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يَقُولُ لَأُقَرِّبَنَّ بِكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يَقْنُتُ فِي الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ مِنْ صَلَاةِ الظُّهْرِ وَصَلَاةِ الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ وَصَلَاةِ الصُّبْحِ بَعْدَمَا يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ وَيَدْعُو لِلْمُؤْمِنِينَ وَيَلْعَنُ الْكَافِرِينَ
Musnad Ahmad 9693: Telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin 'Umair berkata: telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Yahya dari Abu Salamah berkata: Abu Hurairah berkata: "Sungguh, akan aku jelaskan kepada kalian tatacara shalat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, " Abu Hurairah melakukan qunut pada rakaat terakhir dari shalat zhuhur, shalat isya` yang akhir dan shalat subuh, setelah dia mengucapkan: SAMI'A ALLAHU LIMAN HAMIDAH (semoga Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya), maka dia mendoakan kaum mukminin dan melaknat orang-orang kafir."
Musnad Ahmad Nomer 9693