مسند أحمد ١٢٥٧٥: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ قَالَ أَخْبَرَنِي عَلِيُّ بْنُ مَسْعَدَةَ الْبَاهِلِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَسْتَقِيمُ إِيمَانُ عَبْدٍ حَتَّى يَسْتَقِيمَ قَلْبُهُ وَلَا يَسْتَقِيمُ قَلْبُهُ حَتَّى يَسْتَقِيمَ لِسَانُهُ وَلَا يَدْخُلُ رَجُلٌ الْجَنَّةَ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ
Musnad Ahmad 12575: Telah bercerita kepada kami Zaid Bin Al-Hubab berkata: telah mengabarkan kepada ku 'Ali Bin Mus'adah Al-Bahili berkata: telah bercerita kepada kami Qatadah dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Iman seorang hamba tidak akan lurus hingga lurus hatinya dan hati tidak akan lurus hingga lurus lisannya dan seseorang tidak akan masuk surga jika tetangganya terganggu oleh keburukannya".
Musnad Ahmad Nomer 12575