مسند أحمد ١٢٥٩٣: حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَحَكَّهَا فَرُئِيَ فِي وَجْهِهِ شِدَّةُ ذَلِكَ عَلَيْهِ فَقَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا قَامَ يُصَلِّي فَإِنَّمَا يُنَاجِي رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْقِبْلَةِ فَإِذَا بَصَقَ أَحَدُكُمْ فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى أَوْ يَفْعَلْ هَكَذَا وَأَخَذَ طَرَفَ رِدَائِهِ فَبَصَقَ فِيهِ ثُمَّ دَلَكَ بَعْضَهُ بِبَعْضٍ
Musnad Ahmad 12593: Telah bercerita kepada kami Yazid telah memberitakan kepada kami Humaid dari Anas Bin Malik, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melihat dahak di arah kiblat, lalu beliau mengeriknya dan terlihat di wajahnya rasa kejengkelan. Kemudian bersabda, "Sesungguhnya seorang hamba jika berdiri shalat, maka dia sedang memanggil rabNya 'azza wajalla yang berada antara dirinya dan kiblat. Maka jika salah seorang kalian meludah, maka meludahlah di arah kirinya atau di bawah kakinya yang kiri atau melakukan begini, beliau mendemontrasikannya dengan cara mengambil ujung selendangnya dan meludahinya, kemudian mengusapkan kepada bagian lainnya.
Musnad Ahmad Nomer 12593