Ayat Of The Day Surah Al-Ma`idah Ayat 42

Al-Qur'an Surah Al-Ma`idah Ayat 42

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

سَمّٰعُوْنَ لِلْكَذِبِ اَكّٰلُوْنَ لِلسُّحْتِۗ فَاِنْ جَاۤءُوْكَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ اَوْ اَعْرِضْ عَنْهُمْ ۚوَاِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ يَّضُرُّوْكَ شَيْـًٔا ۗ وَاِنْ حَكَمْتَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ ﴿٤٢

sammā'ụna lil-każibi akkālụna lis-suḥt, fa in jā`ụka faḥkum bainahum au a'riḍ 'an-hum, wa in tu'riḍ 'an-hum fa lay yaḍurrụka syai`ā, wa in ḥakamta faḥkum bainahum bil-qisṭ, innallāha yuḥibbul-muqsiṭīn

Mereka sangat suka mendengar berita bohong, banyak memakan (makanan) yang haram. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (Muhammad untuk meminta putusan), maka berilah putusan di antara mereka atau berpalinglah dari mereka, dan jika engkau berpaling dari mereka maka mereka tidak akan membahayakanmu sedikit pun. Tetapi jika engkau memutuskan (perkara mereka), maka putuskanlah dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.


Tafsir Surah Al-Ma`idah Ayat 42

Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir QS: 5 Ayat: 42
Firman Allahﷻ:

سَمّٰعُوْنَ لِلْكَذِبِ
( Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong. ) (Al-Maidah, 5:42)

Yaitu kebatilan.

اَكّٰلُوْنَ لِلسُّحْتِ
( banyak memakan yang haram. ) (Al-Maidah, 5:42)

Yakni suka memakan hal yang haram, yaitu suap, seperti apa yang dikatakan oleh Ibnu Mas'ud dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang dalam takwil ayat ini. Dengan kata lain, orang yang bersifat demikian mana mungkin hatinya dibersihkan oleh Allah, dan mana mungkin diperkenankan baginya.

Kemudian Allahﷻ berfirman kepada Nabi-Nya:

فَاِنْ جَاۤءُوْكَ
( Jika mereka datang kepadamu. ) (Al-Maidah, 5:42)

Yaitu mereka datang kepadamu untuk meminta putusan hukum.

فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ اَوْ اَعْرِضْ عَنْهُمْ وَاِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ يَّضُرُّوْكَ شَيْـًٔا
( maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka atau berpalinglah dari mereka; jika kamu berpaling dari mereka, maka mereka tidak akan memberi mudarat kepadamu sedikit pun. ) (Al-Maidah, 5:42)

Yakni jangan menjadi beban bagimu jika kamu tidak mau memutuskan perkara di antara sesama mereka, karena sesungguhnya mereka bertujuan dalam permintaan keputusan mereka kepadamu hanya semata-mata untuk mencapai kesesuaian pendapat dengan hawa nafsu mereka, dan bukan karena ingin mencari hakikat kebenaran.

*Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Al-Hasan, Qatadah, As-Saddi, Zaid ibnu Aslam, Ata Al-Khurrasani, dan Al-Hasan serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang mengatakan bahwa ayat di atas di-mansukh oleh firman-Nya:

وَاَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ
( dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah. ) (Al-Maidah, 5:49)

*******
Firman Allahﷻ:

وَاِنْ حَكَمْتَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ
( Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka dengan adil. ) (Al-Maidah, 5:42)

Yakni dengan hak dan adil, sekalipun mereka adalah orang-orang yang zalim lagi keluar dari jalur keadilan.

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ
( sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil. ) (Al-Maidah, 5:42)


Tafsir Jalalain

Tafsir QS: 5 Ayat: 42
(Mereka orang-orang yang gemar mendengar berita-berita bohong dan banyak memakan yang haram) dibaca suht atau suhut, artinya barang haram seperti uang suap (maka jika mereka datang kepadamu) untuk meminta sesuatu keputusan (maka putuskanlah di antara mereka atau berpalinglah dari mereka) pilihan di antara alternatif ini dihapus/dinasakh dengan firman-Nya, "..... maka putuskanlah di antara mereka." Oleh sebab itu jika mereka mengadukan hal itu kepada kita wajiblah kita memberikan keputusannya di antara mereka. Dan ini merupakan yang terkuat di antara kedua pendapat Syafii. Dan sekiranya mereka mengadukan perkara itu bersama orang Islam, maka hukum memutuskan itu wajib secara ijmak. (Jika mereka berpaling daripadamu, maka sekali-kali tidak akan memberi mudarat kepadamu sedikit pun juga. Dan jika kamu memutuskan) perkara di antara mereka (maka putuskanlah di antara mereka dengan adil) tidak berat sebelah. (Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil) dalam memberikan keputusan dan akan memberi mereka pahala.


Tafsir Muyassar

Tafsir QS: 5 Ayat: 42
Orang-orang Yahudi itu menggabungkan antara mendengarkan kebohongan dengan memakan yang haram. Bila mereka datang untuk memintamu sebagai penengah bagi mereka, maka tetapkanlah keputusan di antara mereka atau biarkanlah mereka. Bila kamu tidak menetapkan diantara mereka, maka mereka tidak akan mampu menimpakan mudharat apapun atas kalian. Namun bila kamu menetapkan hukum diantara mereka, maka tetapkanlah dengan adil. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang adil.


Pencarian Ayat