سنن الدارقطني ٤٣٧٥: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْمَحَامِلِيُّ , نا أَبُو يَحْيَى مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ , نا حُمَيْدٌ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: لَمَّا نَزَلَتْ لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ آل عمران: 92 , أَوْ مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا البقرة: 245 , قَالَ أَبُو طَلْحَةَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ حَائِطِي فِي مَكَانِ كَذَا وَكَذَا صَدَقَةٌ لِلَّهِ تَعَالَى وَلَوِ اسْتَطَعْتُ أَنْ أُسِرَّهُ لَمْ أُعْلِنْهُ , قَالَ: «اجْعَلْهُ فِي فُقَرَاءِ أَهْلِ بَيْتِكَ وَأَقَارِبِكَ».
Sunan Daruquthni 4375: Al Husain bin Ismail Al Mahamili menceritakan kepada kami, Abu Yahya Muhammad bin Abdurrahim menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah Al Anshari menceritakan kepada kami, Humaid menceritakan kepada kami dari Anas, dia berkata, "Ketika turunnya ayat: 'Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai‘ (Qs. Aali 'Imraan 3: 92) dan 'Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah)' (Qs. Al Baqarah 2: 245) Abu Thalhah berkata, 'Wahai Rasulullah, kebunku yang ada di sini dan sana, adalah sedekah untuk Allah Ta'ala. Jika bisa aku ingin merahasiakannya dan tidak akan mengumumkannya.' Beliau pun bersabda, 'Jadikan itu untuk orang-orang fakir dari keluarga rumahmu dan kerabatmu'."
Sunan Daruquthmi Nomer 4375