سنن الدارقطني ٤٤٧٥: حَدَّثَنِي أَبِي , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ نَاجِيَةَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ أَبِي سَمِينَةَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ قَيْسٍ الْمَأْرَبِيُّ , عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ شَرَاحِيلَ , عَنْ سُمَيِّ بْنِ قَيْسٍ , عَنْ شُمَيْرِ بْنِ مُحَمَّدٍ , عَنْ أَبْيَضَ بْنِ حَمَّالٍ , قَالَ: وَفَدْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَقْطَعْتُهُ الْمِلْحَ «فَقَطَعَهُ لِي» , فَلَمَّا وَلَّيْتُ قَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَدْرِي مَا أَقْطَعْتَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ , إِنَّمَا أَقْطَعْتَهُ الْمَاءَ الْعِدَّ , «فَرَجَعَ فِيهِ»
Sunan Daruquthni 4475: Ayahku menceritakan kepadaku, Abdullah bin Muhammad bin Najiyah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya bin Abu Saminah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya bin Qais Al Mazini menceritakan kepada kami dari Tsumamah bin Syarahil, dari Sumai bin Qais, dari Syumair bin Muhammad, dari Abyadh bin Hammal, dia berkata, "Aku pernah diutus kepada Rasulullah SAW, lalu aku meminta penetapan lahan garam, maka beliau pun menetapkannya untukku. Setelah aku beranjak, seorang laki-laki berkata, 'Wahai Rasulullah, tahukah engkau apa yang telah engkau tetapkan untuknya? Sesungguhnya engkau telah menetapkan untuknya sumber air subur (yang tidak putus-putus).' Maka beliau pun menarik kembali keputusannya."
Sunan Daruquthmi Nomer 4475