سنن الدارقطني ٤٥٢١: نا أَبُو عُبَيْدٍ الْقَاسِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ رَاشِدٍ , نا دَاوُدُ بْنُ مِهْرَانَ , عَنْ أَيُّوبَ السَّخْتِيَانِيِّ , وَيَعْقُوبَ بْنِ عَطَاءٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ ضَالَّةِ الْإِبِلِ , فَقَالَ: «مَعَهَا سِقَاؤُهَا وَحِذَاؤُهَا تَرِدُ الْمَاءَ وَتُصِيبُ الشَّجَرَ فَلَا تَعَرَّضْ لَهَا» , وَسُئِلَ عَنْ ضَالَّةِ الْغَنَمِ , فَقَالَ: «لَكَ أَوْ لِأَخِيكَ أَوْ لِلذِّئْبِ فَخُذْهَا»
Sunan Daruquthni 4521: Abu Ubaid Al Qasim bin Ismail menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Rasyid menceritakan kepada kami, Daud bin Mihran menceritakan kepada kami dari Abu Ayyub As-Sikhtiyani dan Ya'qub bin Atha‘, dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang unta yang tersesat, beliau pun bersabda, 'Ia dibekali dengan tempat air dan sepatunya, dia biasa mendatangi tempat minum dan memakan daun pepohonan, maka janganlah menghalangi.' Beliau juga pernah ditanya tentang kambing yang tersesat, beliau pun bersabda, '(Itu bisa menjadi) milikmu, atau milik saudaramu, atau milik srigala. Karena itu, silakan mengambilnya'."
Sunan Daruquthmi Nomer 4521