سنن الدارقطني ٤٦٧٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ فَيْرُوزَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْحَسَّانِيُّ , نا ابْنُ نُمَيْرٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: «مَا ضَرَبَ بِهِ الْبَحْرُ أَوْ جَزَرَ عَنْهُ أَوْ صِيدَ فِيهِ فَكُلْ وَمَا مَاتَ فِيهِ ثُمَّ طَفَا فَلَا تَأْكُلْ».
Sunan Daruquthni 4672: Muhammad bin Ibrahim bin Fairuz menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ismail Al Hassani menceritakan kepada kami, Ibnu Numair menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, bahwa dia pernah berkata, "Apa yang dihempaskan laut atau didamparkannya atau hasil diburu, maka makanlah, sedangkan yang mati di sana kemudian mengambang, maka janganlah dimakan."
Sunan Daruquthmi Nomer 4672