سنن الدارقطني ٤٧٣١: حَدَّثَنَا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , نا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ أَبُو سَعِيدٍ , نا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ , نا فُرَاتُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيِّ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ , عَنْ جَابِرٍ , «أَنَّهُمْ كَانُوا يَأْكُلُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُحُومَ الْخَيْلِ» , وَزَعَمَ أَنَّ عَطَاءً نَهَى عَنِ الْبِغَالِ وَالْحُمُرِ
Sunan Daruquthni 4731: Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Yahya bin Hakim Abu Sa'id menceritakan kepada kami, Katsir bin Hisyam menceritakan kepada kami, Furat bin Sulaiman menceritakan kepada kami dari Abdul Karim Al Jazari, dari Atha' bin Rabah, dari Jabir, bahwa mereka pernah memakan daging kuda pada masa Rasulullah SAW. Dia juga menyatakan bahwa Atha' melarang (memakan daging) bighal dan keledai.
Sunan Daruquthmi Nomer 4731