بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَكَذٰلِكَ اَخْذُ رَبِّكَ اِذَآ اَخَذَ الْقُرٰى وَهِيَ ظَالِمَةٌ ۗاِنَّ اَخْذَهٗٓ اَلِيْمٌ شَدِيْدٌ ﴿١٠٢﴾
wa każālika akhżu rabbika iżā akhażal-qurā wa hiya ẓālimah, inna akhżahū alīmun syadīd
Dan begitulah siksa Tuhanmu apabila Dia menyiksa (penduduk) negeri-negeri yang berbuat zalim. Sungguh, siksa-Nya sangat pedih, sangat berat.
Tafsir Surah Hud Ayat: 102
*Allahﷻ berfirman, "Sebagaimana Kami telah membinasakan umat-umat terdahulu yang telah berbuat aniaya lagi mendustakan rasul-rasul Kami, maka Kami pun melakukan hal yang serupa terhadap orang-orang yang sama dengan mereka.
اِنَّ اَخْذَهٗٓ اَلِيْمٌ شَدِيْدٌ
( Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras. ) (Hud, 11:102)
*Di dalam kitab Sahihain disebutkan dari Abu Musa£ yang mengatakan bahwa Rasulullahﷺ pernah bersabda:
اِنَّ اللّٰهَ لَيُمْلِيْ لِلظَّالِمِ حَتّٰى اِذَا اَخَذَهٗ لَمْ يُفْلِتْهُ ثُمَّ قَرَاَ: وَكَذٰلِكَ اَخْذُ رَبِّكَ اِذَآ اَخَذَ الْقُرٰى وَهِيَ ظَالِمَةٌ اِنَّ اَخْذَهٗٓ اَلِيْمٌ شَدِيْدٌ
Sesungguhnya Allah benar-benar mencatat (dosa orang) yang zalim; hingga manakala Dia mengazab-Nya, maka tidak akan dapat menyelamatkan dirinya dari azab Allah. Kemudian Rasulullahﷺ membacakan firman-Nya: ( Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. ) (Hud, 11:102), hingga akhir ayat.