Tafsir Al-Qur'an Surah Ta Ha Ayat 104

Tafsir Al-Qur'an Surah Ta Ha Ayat 104

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَقُوْلُوْنَ اِذْ يَقُوْلُ اَمْثَلُهُمْ طَرِيْقَةً اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا يَوْمًا ﴿١٠٤

naḥnu a'lamu bimā yaqụlụna iż yaqụlu amṡaluhum ṭarīqatan il labiṡtum illā yaumā

Kami lebih mengetahui apa yang akan mereka katakan, ketika orang yang paling lurus jalannya mengatakan, “Kamu tinggal (di dunia), tidak lebih dari sehari saja.”


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Ta Ha Ayat: 104
Lalu Allahﷻ berfirman:

نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَقُوْلُوْنَ
( Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan. ) (Tha Ha, 20:104)

Saat mereka melakukan bisik-bisik di antara sesama mereka,

اِذْ يَقُوْلُ اَمْثَلُهُمْ طَرِيْقَةً
( ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka. ) (Tha Ha, 20:104)

*Makna yang dimaksud ialah orang yang paling sehat akalnya di antara mereka.

اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا يَوْمًا
( Kalian tidak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sehari saja. ) (Tha Ha, 20:104) karena pendeknya masa hidup di dunia menurut mereka di hari kiamat itu.

*Kehidupan di dunia ini, sekalipun waktunya terus berulang dan silih berganti malam dan siang harinya, keadaannya seakan-akan sama dengan satu hari. Karena itulah orang-orang kafir pada hari kiamat nanti merasa kehidupan mereka di dunia sangat pendek. Tujuan mereka mengatakan demikian ialah untuk menolak tegaknya hujah terhadap diri mereka, yaitu dengan mengemukakan alasan bahwa masa hidup mereka di dunia amatlah pendek. Karena itulah disebutkan oleh Allahﷻ dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:

وَيَوْمَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ يُقْسِمُ الْمُجْرِمُوْنَ مَا لَبِثُوْا غَيْرَ سَاعَةٍ كَذٰلِكَ كَانُوْا يُؤْفَكُوْنَ۝ وَقَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ وَالْاِيْمَانَ لَقَدْ لَبِثْتُمْ فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ اِلٰى يَوْمِ الْبَعْثِ فَهٰذَا يَوْمُ الْبَعْثِ وَلٰكِنَّكُمْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ۝
( Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang berdosa, "mereka tidak berdiam (dalam kubur) melainkan sesaat (saja). Seperti demikianlah mereka selalu dipalingkan (dari kebenaran). Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit, maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya). ) (Ar-Rum, 30:55-30:56)

Demikian pula firman Allahﷻ yang mengatakan:

اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ النَّذِيْرُ
( Dan apakah Kami tidak memanjangkan umur kalian dengan masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kalian pemberi peringatan? ) (Fathir, 35:37), hingga akhir ayat.

Dan firman Allahﷻ:

كَمْ لَبِثْتُمْ فِى الْاَرْضِ عَدَدَ سِنِيْنَ۝ قَالُوْا لَبِثْنَا يَوْمًا اَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَسْـَٔلِ الْعَاۤدِّيْنَ۝ قٰلَ اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا لَّوْ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ۝
( "Berapa tahunkah lamanya kalian tinggal di bumi? Mereka menjawab, "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung. Allah berfirman, "Kalian tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kalian sesungguhnya mengetahui. ) (Al-Mu'minun, 23:112-23:114)

Yakni sesungguhnya masa tinggal kalian di dunia hanyalah sebentar. Kalau kalian sesungguhnya mengetahui, tentulah kalian akan memilih kehidupan yang kekal daripada kehidupan yang fana. Tetapi kalian telah diberi kebebasan untuk memilih, dan ternyata kalian salah memilih karena kalian lebih memprioritaskan kehidupan yang fana dan melalaikan kehidupan yang kekal dan abadi.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar