بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
فَيَذَرُهَا قَاعًا صَفْصَفًا ۙ ﴿١٠٦﴾
fa yażaruhā qā'an ṣafṣafā
kemudian Dia akan menjadikan (bekas gunung-gunung) itu rata sama sekali,
Tafsir Surah Ta Ha Ayat: 106
Firman Allahﷻ:
فَيَذَرُهَا قَاعًا صَفْصَفًا
( maka Dia akan menjadikan (bekas) gunung-gunung itu datar sama sekali. ) (Tha Ha, 20:106)
Yaitu bumi menjadi hamparan yang rata seluruhnya, seakan-akan menjadi satu hamparan. AL-QĀ' artinya tanah rata, sedangkan SHAFSHAF mempunyai arti yang sama untuk menguatkannya. Menurut pendapat yang lain, makna yang dimaksud ialah tanah yang tiada tumbuh-tumbuhannya. Tetapi makna pendapat yang pertama lebih baik, sekalipun makna pendapat yang kedua juga termasuk ke dalam pengertiannya secara tidak langsung. Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:
لَا تَرٰى فِيْهَا عِوَجًا وَّلَآ اَمْتًا
( tidak ada sedikit pun kamu lihat padanya tempat yang rendah dan yang tinggi-tinggi. ) (Tha Ha, 20:107)
Yakni pada hari itu kamu tidak akan melihat di bumi suatu lembah pun, tidak pula suatu dataran tinggi pun; tiada tempat yang rendah, tiada pula tempat yang tinggi, semuanya rata dan datar. Demikianlah menurut pendapat Ibnu Abbas, Ikrimah, Mujahid, Al-Hasan Al-Basri, Ad-Dahhak, Qatadah, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama salaf.