Tafsir Al-Qur'an Surah Al-A’raf Ayat 111

Tafsir Al-Qur'an Surah Al-A’raf Ayat 111

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


قَالُوْآ اَرْجِهْ وَاَخَاهُ وَاَرْسِلْ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَۙ ﴿١١١

qālū arjih wa akhāhu wa arsil fil-madā`ini ḥāsyirīn

(Pemuka-pemuka) itu menjawab, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya dan utuslah ke kota-kota beberapa orang untuk mengumpulkan (para pesihir),


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Al-A’raf Ayat: 111
*Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya, ARJIH bahwa artinya ialah 'beri tangguhlah dia. Sedangkan menurut Qatadah artinya adalah 'tahanlah dia'.

وَاَرْسِلْ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ
( dan kirimlah ke kota-kota beberapa orang. ) (Al-A'raf, 7:111)

Artinya, utuslah beberapa orang ke seluruh penjuru kota yang berada di bawah kekuasaanmu.

حٰشِرِيْنَ
( yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir). ) (Al-A'raf, 7:111)

Yakni beberapa orang yang akan mengumpulkan para ahli sihir untukmu dari semua penjuru kota negerimu.

*Di masa itu kebanyakan orang pandai memainkan sihir, dan sihir merupakan hal yang populer serta diyakini. Karena itulah ada sebagian dari mereka yang menduga bahwa apa yang dikeluarkan oleh Musa termasuk ke dalam permainan sihir mereka. Maka mereka mengumpulkan semua ahli sihir menghadap Raja Fir'aun guna melawan Musa, yaitu untuk melawan mukjizat Musa yang pernah mereka lihat sebelumnya dengan sihir mereka yang menurut dugaan mereka sama dengan permainan sihirnya. Hal ini diungkapkan oleh Allahﷻ dalam firman-Nya, mengutip apa yang dikatakan oleh Fir'aun, yaitu:

اَجِئْتَنَا لِتُخْرِجَنَا مِنْ اَرْضِنَا بِسِحْرِكَ يٰمُوْسٰى۝ فَلَنَأْتِيَنَّكَ بِسِحْرٍ مِّثْلِهٖ فَاجْعَلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَكَ مَوْعِدًا لَّا نُخْلِفُهٗ نَحْنُ وَلَآ اَنْتَ مَكَانًا سُوًى۝ قَالَ مَوْعِدُكُمْ يَوْمُ الزِّيْنَةِ وَاَنْ يُّحْشَرَ النَّاسُ ضُحًى۝ فَتَوَلّٰى فِرْعَوْنُ فَجَمَعَ كَيْدَهٗ ثُمَّ اَتٰى۝
( Adakah kamu datang kepada kami untuk mengusir kami dari negeri kami (ini) dengan sihirmu, hai Musa? Dan kami pun pasti akan mendatangkan (pula) kepadamu sihir semacam itu. Maka buatlah suatu waktu untuk pertemuan antara kami dan kamu, yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak (pula) kamu, di suatu tempat yang pertengahan (letaknya). Berkata Musa, "Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kalian itu ialah di hari raya, dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalah naik. Maka Fir'aun meninggalkan (tempat itu), lalu mengatur tipu dayanya, kemudian dia datang. ) (Tha Ha, 20:57 sampai 20:60)

Sedangkan dalam ayat surat ini disebutkan melalui firman-Nya:

وَجَاۤءَ السَّحَرَةُ فِرْعَوْنَ قَالُوْٓا اِنَّ لَنَا لَاَجْرًا اِنْ كُنَّا نَحْنُ الْغٰلِبِيْنَ۝ قَالَ نَعَمْ وَاِنَّكُمْ لَمِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ۝
( Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir'aun mengatakan, "(Apakah) sesungguhnya kami akan mendapat upah jika kamilah yang menang? Fir'aun menjawab, "Ya, dan sesungguhnya kalian benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku). ) Al-A'raf, 7:113-7:114)


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar