بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَلِتَصْغٰٓى اِلَيْهِ اَفْـِٕدَةُ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ وَلِيَرْضَوْهُ وَلِيَقْتَرِفُوْا مَا هُمْ مُّقْتَرِفُوْنَ ﴿١١٣﴾
wa litaṣgā ilaihi af`idatullażīna lā yu`minụna bil-ākhirati wa liyarḍauhu wa liyaqtarifụ mā hum muqtarifụn
Dan agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, tertarik kepada bisikan itu, dan menyenanginya, dan agar mereka melakukan apa yang biasa mereka lakukan.
Tafsir Surah Al-An`am Ayat: 113
Firman Allahﷻ:
وَلِتَصْغٰٓى اِلَيْهِ
( Dan (juga) agar mau mendengarnya. ) (Al-An'am, 6:113)
Yakni cenderung kepadanya. Demikianlah menurut Ibnu Abbas.
اَفْـِٕدَةُ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ
( hati orang-orang yang tidak beriman kepada adanya hari kemudian. ) (Al-An'am: 113)
Yaitu hati, akal, dan pendengaran mereka. Menurut pendapat As-Saddi, makna yang dimaksud ialah hati orang-orang kafir.
وَلِيَرْضَوْهُ
( dan supaya mereka menyenanginya. ) (Al-An'am, 6:113)
Maksudnya, menyukai dan menghendakinya. Sesungguhnya orang-orang yang mau memperkenankan hal tersebut hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat. Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan oleh Allahﷻ dalam firman-Nya:
فَاِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُوْنَ مَآ اَنْتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِيْنَ اِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ الْجَحِيْمِ
( Maka sesungguhnya kalian dan apa-apa yang kalian sembah itu, sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah, kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala-nyala. ) (Ash-Shaffat, 37:161-37:163)
اِنَّكُمْ لَفِيْ قَوْلٍ مُّخْتَلِفٍ يُّؤْفَكُ عَنْهُ مَنْ اُفِكَ
( Sesungguhnya kalian benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat, dipalingkan darinya (Rasul dan Al-Qur'an) orang yang dipalingkan. ) (Az-Zariyat, 51:8-51:9)
Adapun firman Allahﷻ:
وَلِيَقْتَرِفُوْا مَا هُمْ مُّقْتَرِفُوْنَ
( dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka (setan) kerjakan. ) (Al-An'am, 6:113)
*Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah supaya mereka menghasilkan apa yang telah dihasilkan oleh setan-setan itu. Sedangkan menurut As-Saddi dan Ibnu Zaid ialah agar mereka mengerjakan apa yang dikerjakan oleh setan-setan itu.