بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
لَاُقَطِّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ ثُمَّ لَاُصَلِّبَنَّكُمْ اَجْمَعِيْنَ ﴿١٢٤﴾
la`uqaṭṭi'anna aidiyakum wa arjulakum min khilāfin ṡumma la`uṣallibannakum ajma'īn
Pasti akan aku potong tangan dan kakimu dengan bersilang (tangan kanan dan kaki kiri atau sebaliknya), kemudian aku akan menyalib kamu semua.”
Tafsir Surah Al-A’raf Ayat: 124
*Kemudian ancaman ini dijelaskan oleh firman selanjutnya:
لَاُقَطِّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ
( demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kalian dengan bersilang secara bertimbal balik ) (Al-A'raf, 7:124)
Yakni kaki kanan dipotong bersama tangan kiri, atau sebaliknya.
ثُمَّ لَاُصَلِّبَنَّكُمْ اَجْمَعِيْنَ
( kemudian sungguh aku akan menyalib kalian semuanya. ) (Al-A'raf, 7:124)
*Di dalam ayat yang lain disebutkan melalui firman-Nya:
فِيْ جُذُوْعِ النَّخْلِ
( pada pangkal pohon kurma. ) (Tha Ha, 20:71)
Yaitu disalib pada batang pohon kurma.
*Ibnu Abbas mengatakan bahwa orang yang mula-mula memberlakukan hukuman salib dan memotong kaki dan tangan secara bersilang adalah Raja Fir'aun.