بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ اَرَءَيْتَكُمْ اِنْ اَتٰىكُمْ عَذَابُ اللّٰهِ اَوْ اَتَتْكُمُ السَّاعَةُ اَغَيْرَ اللّٰهِ تَدْعُوْنَۚ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ﴿٤٠﴾
qul a ra`aitakum in atākum 'ażābullāhi au atatkumus-sā'atu a gairallāhi tad'ụn, ing kuntum ṣādiqīn
Katakanlah (Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika siksaan Allah sampai kepadamu, atau hari Kiamat sampai kepadamu, apakah kamu akan menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu orang yang benar!”
Tafsir Surah Al-An`am Ayat: 40
*Allahﷻ menceritakan bahwa Dialah Yang Maha Melaksanakan apa yang Dia kehendaki terhadap makhluk-Nya menurut apa yang Dia sukai. Tiada akibat bagi hukum-Nya, dan tidak ada seorang pun yang mampu memalingkan hukum-Nya terhadap makhluk-Nya, bahkan Dialah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Apabila diminta, maka Dia memperkenankan terhadap orang yang dikehendaki-Nya. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
قُلْ اَرَءَيْتَكُمْ اِنْ اَتٰىكُمْ عَذَابُ اللّٰهِ اَوْ اَتَتْكُمُ السَّاعَةُ
( Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku jika datang sfcaan Allah kepada kalian, atau datang kepada kalian hari kiamat. ) (Al-An'am, 6:40)
Yakni datang kepada kalian ini atau yang itu.
اَغَيْرَ اللّٰهِ تَدْعُوْنَ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
( apakah kalian menyeru (tuhan) selain Allah, jika kalian orang-orang yang benar. ) (Al-An'am, 6:40)
Artinya janganlah kalian menyeru kepada, selain Allah, karena kalian mengetahui bahwa tidak ada seorang pun yang mampu menghilangkan hal itu selain Dia sendiri. Karena itulah dalam akhir ayat disebutkan:
اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
( jika kalian orang-orang yang benar. ) (Al-An'am, 6:40)
Yaitu dalam pengambilan kalian selain Allah sebagai tuhan-tuhan kalian.