Tafsir Al-Qur'an Surah An-Nisa` Ayat 50

Tafsir Al-Qur'an Surah An-Nisa` Ayat 50

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


اُنْظُرْ كَيْفَ يَفْتَرُوْنَ عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَۗ وَكَفٰى بِهٖٓ اِثْمًا مُّبِيْنًا ﴿٥٠

unẓur kaifa yaftarụna 'alallāhil-każib, wa kafā bihī iṡmam mubīnā

Perhatikanlah, betapa mereka mengada-adakan dusta terhadap Allah! Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka).


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah An-Nisa` Ayat: 50
Firman Allahﷻ:

اُنْظُرْ كَيْفَ يَفْتَرُوْنَ عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَ
( Perhatikanlah, betapakah mereka mengada-adakan dusta terhadap Allah? ) (An-Nisa, 4:50)

Yaitu dalam pengakuan mereka yang menganggap diri mereka bersih dari dosa-dosa, dan pengakuan mereka yang mengatakan bahwa diri mereka adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya. Juga perkataan mereka yang disitir oleh firman-Nya:

لَنْ يَّدْخُلَ الْجَنَّةَ اِلَّا مَنْ كَانَ هُوْدًا اَوْ نَصٰرٰى
( Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani. ) (Al-Baqarah, 2:111)

Ucapan mereka yang disebutkan oleh firman-Nya:

لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ اِلَّآ اَيَّامًا مَّعْدُوْدَةً
( Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja. ) (Al-Baqarah, 2:80)

*Juga penyandaran nasib mereka kepada amal perbuatan nenek moyang mereka yang saleh. Padahal Allah telah menentukan bahwa amal perbuatan nenek moyang tidak dapat menjamin anak keturunannya barang sedikit pun. Seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

تِلْكَ اُمَّةٌ قَدْ خَلَتْ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَلَكُمْ مَّا كَسَبْتُمْ
( Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya, dan bagi kalian apa yang sudah kalian usahakan. ) (Al-Baqarah, 2:134), hingga akhir ayat.

Kemudian Allahﷻ berfirman:

وَكَفٰى بِهٖٓ اِثْمًا مُّبِيْنًا
( Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka). ) (An-Nisa, 4:50)

Artinya, cukuplah perbuatan mereka itu sebagai perbuatan dusta dan kebohongan yang nyata.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar