بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَاِنَّهٗ لَحَسْرَةٌ عَلَى الْكٰفِرِيْنَۚ ﴿٥٠﴾
wa innahụ laḥasratun 'alal-kāfirīn
Dan sungguh, (Al-Qur'an) itu akan menimbulkan penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).
Tafsir Surah Al-Haqqah Ayat: 50
*Ibnu Jarir mengatakan bahwa sesungguhnya perbuatan mendustakan itu benar-benar akan menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir kelak di hari kiamat. Ibnu Jarir telah meriwayatkan hal yang semisal dari Qatadah.
*Ibnu Abu Hatim telah meriwayatkan melalui jalur As-Saddi, dari Abu Malik sehubungan dengan makna firman-Nya: ( Dan sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat). ) (Al-Haqqah, 69:50)
Yakni sesungguhnya Nabiﷺ menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir di hari kemudian. Damir ini dapat pula dikaitkan dengan Al-Qur'an, artinya Sesungguhnya Al-Qur'an dan beriman kepadanya benar-benar akan menjadi penyesalan bagi orang-orang yang kafir dan mengingkarinya', semakna dengan pengertian yang terdapat di dalam firman-Nya:
كَذٰلِكَ سَلَكْنٰهُ فِيْ قُلُوْبِ الْمُجْرِمِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ
( Demikianlah Kami masukkan Al-Qur'an ke dalam hati orang-orang yang durhaka, mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih. ) (Asy-Syu'ara, 26:200-26:201)
Dan firman-Nya:
وَحِيْلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُوْنَ
( Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini. ) (Saba', 34:54)
*Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya pada ayat berikutnya: