بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَبَقُوْاۗ اِنَّهُمْ لَا يُعْجِزُوْنَ ﴿٥٩﴾
wa lā yaḥsabannallażīna kafarụ sabaqụ, innahum lā yu'jizụn
Dan janganlah orang-orang kafir mengira, bahwa mereka akan dapat lolos (dari kekuasaan Allah). Sungguh, mereka tidak dapat melemahkan (Allah).
Tafsir Surah Al-Anfal Ayat: 59
Allahﷻ berfirman kepada Nabi-Nya:
وَلَا تَحْسَبَنَّ
( Dan janganlah kamu mengira. ) (Al-Anfal, 8:59)
Artinya, janganlah kamu mengira, hai Muhammad, ( (dalam hal ini Imam Ibnu Kasir memakai qiraat yang membaca ayat ini dengan bacaan LĀ TAHSABANNA dengan memakai TA harap dimaklumi. Pent) )
الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَبَقُوْا
( orang-orang kafir itu dapat lolos. ) (Al-Anfal, 8:59)
Yakni luput dari Kami, dan Kami tidak dapat menangkap mereka, bahkan mereka berada di bawah tekanan kekuasaan Kami dan berada di dalam genggaman kehendak Kami; mereka sama sekali tidak dapat mengalahkan Kami. Perihalnya semakna dengan apa yang disebutkan oleh Allahﷻ dalam ayat lain melalui firman-Nya:
اَمْ حَسِبَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ السَّيِّاٰتِ اَنْ يَّسْبِقُوْنَا سَاۤءَ مَا يَحْكُمُوْنَ
( Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput (dari azab) Kami? Amatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu. ) (Al-Ankabut, 29:4)
Maksudnya, teramat buruk apa yang mereka duga itu. Sama pula dengan apa yang terdapat di dalam firman-Nya:
لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مُعْجِزِيْنَ فِى الْاَرْضِ وَمَأْوٰىهُمُ النَّارُ وَلَبِئْسَ الْمَصِيْرُ
( Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini sedangkan tempat kembali mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu. ) (An-Nur, 24:57)
Dan firman Allahﷻ yang mengatakan:
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِى الْبِلَادِ
( Janganlah sekali-kali kamu teperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri. ) (Ali Imran, 3:196)