Tafsir Al-Qur'an Surah Maryam Ayat 71

Tafsir Al-Qur'an Surah Maryam Ayat 71

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


وَاِنْ مِّنْكُمْ اِلَّا وَارِدُهَا ۚ كَانَ عَلٰى رَبِّكَ حَتْمًا مَّقْضِيًّا ۚ ﴿٧١

wa im mingkum illā wāriduhā, kāna 'alā rabbika ḥatmam maqḍiyyā

Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Maryam Ayat: 71
*Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Sulaiman ibnu Harb, telah menceritakan kepada kami Khalid Ibnu Sulaiman, dari Kasir ibnu Ziyad Al-Bursuni, dari Abu Sumayyah yang mengatakan, "Kami berselisih pendapat tentang makna al-wurud (mendatangi) yang ada dalam ayat ini. Sebagian dari kami mengatakan bahwa neraka Jahanam tidak dimasuki oleh orang-orang mukmin. Sebagian lainnya mengatakan bahwa semua manusia memasukinya, kemudian Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa. Kemudian saya bersua dengan Jabir ibnu Abdullah dan kutanyakan kepadanya masalah tersebut, "Sesungguhnya kami berselisih pendapat tentang makna al-wurud, apakah maknanya?' Jabir menjawab, 'semuanya mendatangi neraka'.

*Sulaiman ibnu Murrah mengatakan bahwa mereka semua memasukinya. Lalu ia mengisyaratkan kedua jari telunjuknya ke arah kedua telinganya dan mengatakan bahwa ia akan diam seandainya belum pernah mendengar Rasulullahﷺ bersabda: "Tiada seorang pun yang bertakwa dan tiada pula seorang pun yang durhaka melainkan memasuki neraka. Maka neraka Jahanam bagi orang mukmin terasa sejuk dan menjadi keselamatan sebagaimana yang pernah dialami oleh Nabi Ibrahim, sehingga neraka terdengar bersuara gemuruh karena sejuknya mereka. Kemudian Allahﷻ selamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

*Hadis berpredikat garib, para ahli hadis tidak ada yang mengetengahkannya selain dari Sulaiman ibnu Murrah.

*Al-Hasan ibnu Arafah mengatakan, telah menceritakan kepada kami Marwan ibnu Mu'awiyah, dari Bakkar ibnu Abu Marwan, dari Khalid ibnu Ma'dan yang mengatakan bahwa ahli surga setelah memasuki surga berkata, "Bukankah Tuhan kita telah menjanjikan kepada kita akan mendatangi neraka? Allahﷻ berfirman, "kalian telah mendatanginya sedang neraka dalam keadaan padam.

*Abdur Razzaq telah meriwayatkan dari Ibnu Uyaynah, dari Ismail ibnu Abu Khalid, dari Qais ibnu Abu Hazim yang mengatakan bahwa Abdullah ibnu Rawwahah di suatu hari sedang meletakkan kepalanya di pangkuan istrinya. Lalu ia menangis, dan istrinya ikut menangis. Maka Abdullah bertanya, "Mengapa kamu ikut menangis? Istrinya menjawab, "Saya melihat kanda menangis, maka saya ikut menangis. Abdullah ibnu Rawwahah berkata bahwa ia teringat akan firman Allahﷻ yang mengatakan: ( Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan mendatangi neraka itu. ) (Maryam, 19:71) (Abdullah ibnu Rawwahah berkata), "Saya tidak mengetahui apakah diri saya dapat selamat dari neraka ataukah tidak. Menurut riwayat yang lain, saat itu Abdullah ibnu Rawwahah sedang dalam keadaan sakit.

*Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Ibnu Yaman, dari Malik ibnu Magul, dari Abu Ishaq, bahwa Abu Maisarah apabila berbaring di tempat peraduannya selalu mengatakan, "Aduhai, sekiranya ibuku tidak melahirkan diriku. Kemudian ia menangis. Maka ketika ditanyakan kepadanya, "Hai Abu Maisarah, mengapa engkau menangis? Abu Maisarah menjawab, "Kita diberi tahu bahwa kita akan mendatangi neraka itu dan tidak diberi tahu bahwa kita akan keluar darinya.

*Abdullah ibnul Mubarak telah meriwayatkan dari Al-Hasan Al-Basri yang mengatakan bahwa seorang lelaki berkata kepada saudaranya, "Apakah engkau pernah mendapat berita bahwa engkau akan mendatangi neraka? Ia menjawab, "Ya. Ditanyakan lagi, "Dan apakah engkau mendapat berita bahwa engkau akan keluar darinya? Ia menjawab, "Tidak. Dikatakan lagi, "Lalu mengapa engkau masih dapat tertawa? Al-Hasan Al-Basri selanjutnya menceritakan bahwa sejak saat itu lelaki tersebut tidak kelihatan pernah tertawa hingga meninggal dunia.

*Abdur Razzaq telah meriwayatkan pula, telah menceritakan kepada kami Ibnu Uyaynah, dari Amr, telah menceritakan kepadaku seseorang yang pernah mendengar Ibnu Abbas berdebat dengan Nafi' Al-Azraq. Ibnu Abbas mengatakan bahwa al-wurud artinya memasuki. Sedangkan Nafi' berkata, "Bukan. Lalu Ibnu Abbas membacakan firman-Nya: ( Sesungguhnya kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah adalah umpan Jahanam, kalian pasti masuk ke dalamnya. ) (Al-Anbiya, 21:98) Ibnu Abbas mengatakan, "Apakah mereka memasukinya ataukah tidak? Ibnu Abbas membacakan lagi firman-Nya: ( Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. ) (Hud, 11:98) Ibnu Abbas mengatakan, "Bukankah Fir'aun memasuki neraka? Adapun aku dan kamu, maka kita sama-sama akan memasukinya, lalu kita tunggu apakah kita bakal dikeluarkan darinya ataukah tidak. Menurut hematku, Allah tidak akan mengeluarkan kamu dari neraka, bila kamu tidak percaya. Maka Nafi' tertawa.

*Ibnu Juraij telah meriwayatkan dari Ata, bahwa Abu Rasyid Al-Haruri (yaituNafi' Al-Azraq) membacakan firman-Nya: ( mereka tidak mendengar sedikit pun suara api neraka. ) (Al-Anbiya, 21:102) Maka Ibnu Abbas berkata, "Celakalah kamu, apakah kamu ini gila? Lalu bagaimanakah dengan firman Allahﷻ yang menyebutkan: ( Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat, lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. ) (Hud, 11:98) ( dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga. ) (Maryam, 19:86) ( Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan mendatangi neraka itu. ) (Maryam, 19:71) Demi Allah, sesungguhnya doa orang yang terdahulu mengatakan, "Ya Allah, keluarkanlah daku dari neraka dalam keadaan selamat, dan masukkanlah aku ke dalam surga dalam keadaan beruntung'.

*Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Ubaid Al-Muharibi, telah menceritakan kepada kami Asbat, dari Abdul Malik, dari Ubaidillah, dari Mujahid yang mengatakan bahwa ketika ia berada di rumah Ibnu Abbas, datanglah kepadanya seorang lelaki yang dikenal dengan panggilan Abu Rasyid, yaitu Nafi' ibnul Azraq. Maka Nafi' berkata kepada Ibnu Abbas, "Hai Ibnu Abbas, bagaimanakah menurutmu makna firman Allahﷻ: ( Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. ) (Maryam, 19:71) Ibnu Abbas menjawab, "Adapun saya dan kamu, hai Abu Rasyid, pasti akan mendatanginya. Maka tunggulah apakah kita dapat keluar darinya ataukah tidak.

*Abu Daud At-Tayalisi mengatakan, Syu'bah pernah mengatakan bahwa telah menceritakan kepadaku Abdullah ibnus Sa-ib, dari seseorang yang mendengar Ibnu Abbas membacakan firman-Nya ini dengan bacaan berikut: ( Wa-in minhum illā wāriduhā ), artinya: Dan tidak ada seorang pun dari mereka melainkan memasuki neraka itu. Lalu Ibnu Abbas berkata bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah orang-orang kafir.

*Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Umar ibnul Walid Al-Busti, bahwa ia pernah mendengar Ikrimah membacanya dengan bacaan berikut: ( Wa-in minhum illā wāriduhā ), artinya: Dan tidak ada seorang pun dari mereka melainkan memasuki neraka itu. Bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah orang-orang yang zalim. Ikrimah mengatakan, "Kami biasa membacanya dengan bacaan demikian (yakni minhum, bukan minkum). Semuanya diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim dan Ibnu Jarir.

*Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: ( Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan mendatanginya. ) (Maryam, 19:71) Yaitu orang yang baik dan orang yang jahat semuanya masuk neraka, Tidakkah Anda mendengar firman Allahﷻ tentang Fir'aun: ( Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat, lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. ) (Hud, 11:98), hingga akhir ayat. Dan firman Allahﷻ yang mengatakan: ( dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga. ) (Maryam, 19:86) Al-wurud dalam ayat ini berarti masuk, bukannya keluar.

*Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman, dari Israil, dari As-Saddi, dari Murrah, dari Abdullah ibnu Mas'ud yang mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan mendatangi neraka itu. ) (Maryam, 19:71) Bahwa Rasulullahﷺ pernah bersabda:

يَرِدُ النَّاسُ النَّارَ كُلُّهُمْ ثُمَّ يَصْدُرُوْنَ عَنْهَا بِاَعْمٰلِهِمْ
( Seluruh umat manusia mendatangi neraka, kemudian mereka dikeluarkan darinya menurut amal perbuatannya masing-masing. )

*Imam Turmuzi meriwayatkannya dari Abdu ibnu Humaid, dari Ubaidillah, dari Israil, dari As-Saddi dengan sanad yang sama. Imam Turmuzi meriwayatkannya pula melalui jalur Syu'bah, dari As-Saddi, dari Murrah, dari Ibnu Mas'ud secara marfu'.

*Demikianlah menurut riwayat ini hadis dikemukakan secara marfu'.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar