بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَّنَرِثُهٗ مَا يَقُوْلُ وَيَأْتِيْنَا فَرْدًا ﴿٨٠﴾
wa nariṡuhu mā yaqulu wa ya`tīnā fardā
dan Kami akan mewarisi apa yang dia katakan itu, dan dia akan datang kepada Kami seorang diri.
Tafsir Surah Maryam Ayat: 80
Firman Allahﷻ:
وَنَرِثُهٗ مَا يَقُوْلُ
( dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu. ) (Maryam, 19:80)
Maksudnya, harta benda dan anak-anaknya akan Kami rampas; kebalikan dari apa yang telah ia katakan, bahwa dirinya akan mendapat harta dan anak kelak di akhirat selain dari apa yang diperolehnya saat di dunia. Maka di akhirat kelak semuanya itu akan dirampas darinya, di samping ia akan mendapat tuntutan dari orang yang memberikan utang kepadanya saat di dunia. Karena itulah Allahﷻ berfirman dalam firman selanjutnya:
وَيَأْتِيْنَا فَرْدًا
( dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri. ) (Maryam, 19:80)
Yaitu tanpa membawa harta dan anak.
*Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu. ) (Maryam, 19:80) Yaitu Kami akan mewarisinya.
*Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu. ) (Maryam, 19:80) Yakni, harta benda dan anak-anaknya. Orang yang dimaksud adalah Al-As ibnu Wa-il.
*Abdur-Razzaq telah meriwayatkan dari Ma'mar, dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu. ) (Maryam, 19:80) Yakni akan mengambil semua yang menjadi miliknya, yaitu yang disebutkan di dalam firman-Nya: ( Pasti aku akan diberi harta dan anak. ) (Maryam, 19:77)
*Menurut qiraat Ibnu Mas'ud disebutkan ( wanaritsuhū mā indahū ).
*Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri. ) (Maryam, 19:80)
Yaitu ia datang dengan tidak membawa harta dan anak.
*Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu. ) (Maryam, 19:80) Yakni semua yang ia himpunkan selama di dunia dan semua yang ia amalkan. Selanjutnya disebutkan oleh firman-Nya: ( dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri ). (Maryam, 19:80) Artinya, sendirian tanpa hal yang ia dakwakan itu, baik sedikit ataupun banyak.