بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمٰنُ وَلَدًا ۗ ﴿٨٨﴾
wa qāluttakhażar-raḥmānu waladā
Dan mereka berkata, “(Allah) Yang Maha Pengasih mempunyai anak.”
Tafsir Surah Maryam Ayat: 88
*( 88-89. ) Setelah Allahﷻ menetapkan dalam surat ini sifat kehambaan Isa dan menceritakan bahwa Dia menciptakannya dari Maryam tanpa ayah, maka Allah membantah dugaan orang-orang yang mengatakan bahwa Dia mempunyai anak, Mahasuci dan Mahatinggi Allah dari hal tersebut dengan ketinggian yang setinggi-tingginya. Untuk itu Allahﷻ berfirman:
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمٰنُ وَلَدًا لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْـًٔا اِدًّا
( Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Sesungguhnya kalian telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar. ) (Maryam, 19:88-19:89) karena ucapan kalian ini.
*Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Malik mengatakan bahwa makna IDDAN ialah 'aziman, yakni sesuatu yang sangat besar (dosanya). Lafaz IDDAN ini ada tiga bacaan mengenainya, yaitu iddan, addan, dan idda, tetapi yang terkenal adalah bacaan yang pertama.