Tafsir Al-Qur'an Surah Ta Ha Ayat 94

Tafsir Al-Qur'an Surah Ta Ha Ayat 94

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


قَالَ يَبْنَؤُمَّ لَا تَأْخُذْ بِلِحْيَتِيْ وَلَا بِرَأْسِيْۚ اِنِّيْ خَشِيْتُ اَنْ تَقُوْلَ فَرَّقْتَ بَيْنَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ وَلَمْ تَرْقُبْ قَوْلِيْ ﴿٩٤

qāla yabna`umma lā ta`khuż biliḥyatī wa lā bira`sī, innī khasyītu an taqụla farraqta baina banī isrā`īla wa lam tarqub qaulī

Dia (Harun) menjawab, “Wahai putra ibuku! Janganlah engkau pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku. Aku sungguh khawatir engkau akan berkata (kepadaku), ‘Engkau telah memecah belah antara Bani Israil dan engkau tidak memelihara amanatku.’”


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Ta Ha Ayat: 94
Harun menjawab, seperti yang disebutkan firman-Nya:

يَبْنَؤُمَّ
( Hai putra ibuku. ) (Tha Ha, 20:94)

*Harun meminta belas kasihan kepada Musa dengan menyebut nama ibunya, padahal Musa adalah saudara sekandungnya, karena dengan menyebut panggilan seperti ini kesannya lebih lembut dan lebih kasih sayang.

يَبْنَؤُمَّ لَا تَأْخُذْ بِلِحْيَتِيْ وَلَا بِرَأْسِيْ
( Hai putra ibuku, janganlah kamu pegang janggutku, dan jangan (pula) kepalaku. ) (Tha Ha, 20:94)

*Kalimat ini merupakan alasan yang dikemukakan Harun kepada Musa untuk menceritakan tentang keterlambatannya sehingga ia tidak dapat menyusul Musa. Maka Harun menceritakan kepadanya tentang perkara besar yang terjadi di kalangan kaumnya.

اِنِّيْ خَشِيْتُ
( sesungguhnya aku khawatir. ) (Tha Ha, 20:94) untuk mengikutimu; lalu bila kuceritakan kepadamu peristiwa ini, maka kamu berkata kepadaku, "Mengapa engkau tinggalkan mereka sendirian dan kamu memecah belah di antara mereka.

وَلَمْ تَرْقُبْ قَوْلِيْ
( dan kamu tidak memelihara amanatku. ) (Tha Ha, 20:94)

Yakni kamu tidak dapat memelihara apa yang telah kuperintahkan kepadamu saat aku mengangkatmu sebagai penggantiku untuk memimpin mereka.

*Ibnu Abbas mengatakan bahwa Harun adalah orang yang segan dan taat kepada Musa.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar