Tafsir Al-Qur'an Surah An-Nisa` Ayat 99

Tafsir Al-Qur'an Surah An-Nisa` Ayat 99

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


فَاُولٰۤىِٕكَ عَسَى اللّٰهُ اَنْ يَّعْفُوَ عَنْهُمْ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَفُوًّا غَفُوْرًا ﴿٩٩

fa ulā`ika 'asallāhu ay ya'fuwa 'an-hum, wa kānallāhu 'afuwwan gafụrā

maka mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah An-Nisa` Ayat: 99
Firman Allahﷻ:

فَاُولٰۤىِٕكَ عَسَى اللّٰهُ اَنْ يَّعْفُوَ عَنْهُمْ
( mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. ) (An-Nisa, 4:99)

*Allah memaafkan ketidakikutan mereka dalam berhijrah, dan mudah-mudahan yang datang dari Allah berarti suatu kepastian, yakni mereka pasti dimaafkan oleh-Nya.

وَكَانَ اللّٰهُ عَفُوًّا غَفُوْرًا
( Dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun. ) (An-Nisa, 4:99)

*Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Na'im, telah menceritakan kepada kami Syaiban, dari Yahya, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah yang menceritakan bahwa ketika Rasulullahﷺ sedang melakukan salat Isya dan sesudah membaca: sami'allaahu liman hamidah, tiba-tiba beliau mengucapkan doa berikut sebelum sujud, yaitu:

اللهم نَجِّ عَيَّاشَ بْنَ اَبِيْ رَبِيْعَةَ اللهم نَجِّ سَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ اللهم نَجِّ الْوَلِيْدَ بْنَ الْوَلِيْدِ اللهم نَجِّ الْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اللهم اشْدُدْ وَطْاَتَكَ عَلٰى مُضَرَ اللهم اجْعَلْهَا سِنِيْنَ كسِنِيِّ يُوْسُفَ
( "Ya Allah, selamatkanlah Ayyasy ibnu Abu Rabi'ah. Ya Allah, selamatkanlah Salamah ibnu Hisyam. Ya Allah, selamatkanlah Al-Walid ibnul Walid. Ya Allah, selamatkanlah orang-orang yang tertindas dari kalangan kaum mukmin (di Mekah). Ya Allah, keraskanlah pembalasan-Mu terhadap Mudar. Ya Allah, jadikanlah kepada mereka (timpakanlah kepada mereka) musim paceklik sebagaimana musim paceklik Nabi Yusuf. )

*Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar Al-Muqri, telah menceritakan kepadaku Abdul Waris, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Zaid, dari Sa'id ibnul Musayyab, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullahﷺ mengangkat tangannya sesudah salam dari salatnya seraya menghadap ke arah kiblat, lalu berdoa:

اللهم خَلِّصِ الْوَلِيْدَ بْنَ الْوَلِيْدِ وَعَيَّاشَ بْنَ اَبِيْ رَبِيْعَةَ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَضَعَفَةَ الْمُسْلِمِيْنَ الَّذِيْنَ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ حِيْلَةً وَلَا يَهْتَدُوْنَ سَبِيْلًا مِنْ اَيْدِى الْكُفَّارِ
( "Ya Allah, selamatkanlah Al-Walid ibnul Walid, Ayyasy ibnu Abu Rabi'ah, Salamah ibnu Hisyam, dan orang-orang yang tertindas dari kaum muslim yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan hijrah dari tangan orang-orang kafir. )

*Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Al-Musanna, telah menceritakan kepada kami Hajaj, telah menceritakan kepada kami Hammad, dari Ali ibnu Zaid, dari Abdullah atau Ibrahim ibnu Abdullah Al-Qurasyi, dari Abu Hurairah, bahwa dahulu Rasulullahﷺ acapkali membaca doa berikut sesudah salat Zuhur, yaitu:

اللهم خَلِّصِ الْوَلِيْدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ اَبِيْ رَبِيْعَةَ وَضَعَفَةَ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ اَيْدِى الْمُشْرِكِيْنَ الَّذِيْنَ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ حِيْلَةً وَلَا يَهْتَدُوْنَ سَبِيْلًا
( "Ya Allah, selamatkanlah Al-Walid, Salamah ibnu Hisyam, Ayyasy ibnu Abu Rabi'ah, dan orang-orang muslim yang tertindas dari tangan kekuasaan orang-orang musyrik. Mereka yang tertindas itu tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan untuk hijrah. )

*Hadis ini mempunyai syahid (bukti) yang memperkuatnya di dalam kitab sahih yang diriwayatkan melalui jalur lain, seperti yang disebutkan di atas.

*Abdur Razzaq mengatakan, telah menceritakan kepada kami ibnu Uyaynah, dari Ubaidillah ibnu Abu Yazid yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Ibnu Abbas mengatakan, "Aku dan ibuku termasuk orang-orang yang tertindas dari kalangan kaum wanita dan anak-anak.

*Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abun Nu'man, telah menceritakan kepada kami Hammad ibnu Zaid. dari Ayyub ibnu Abu Mulaikah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya: ( kecuali mereka yang tertindas. ) (An-Nisa, 4:98) Ibnu Abbas mengatakan, "Aku dan ibuku termasuk orang-orang yang dimaafkan oleh Allahﷻ


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar