Hadits Sunan Abu Dawud

الطهارة

Kitab Thoharoh

في ترك الوضوء مما مست النار
Meninggalkan wudlu dari (makan) sesuatu yang disentuh oleh api

سنن أبي داوود ١٦٤: حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ سَهْلٍ أَبُو عِمْرَانَ الرَّمْلِيُّ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ آخِرَ الْأَمْرَيْنِ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَرْكُ الْوُضُوءِ مِمَّا غَيَّرَتْ النَّارُ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا اخْتِصَارٌ مِنْ الْحَدِيثِ الْأَوَّلِ

Sunan Abu Daud 164: Telah menceritakan kepada kami Musa bin Sahl Abu 'Imran Ar-Ramli telah menceritakan kepada kami Ali bin Ayyasy telah menceritakan kepada kami Syu'aib bin Abu Hamzah dari Muhammad bin Al Munkadir dari Jabir dia berkata: Akhir kedua perkara ini adalah bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam tidak berwudlu karena makan sesuatu yang disentuh api. Abu Dawud berkata: Ini adalah ringkasan dari hadits yang pertama.

Sunan Abu Dawud Nomer 164