مسند أحمد ٧٧٣٢: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقْبَلُ صَلَاةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ قَالَ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ حَضْرَمَوْتَ مَا الْحَدَثُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ فُسَاءٌ أَوْ ضُرَاطٌ
Musnad Ahmad 7732: Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Hammam bin Munabbih bahwa ia mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Bersabda: "Tidak akan diterima shalat orang yang berhadats hingga ia berwudhu, " Abu Hurairah berkata: Maka ada seorang laki-laki dari penduduk Hadhramaut yang berkata: "Apa itu hadats wahai Rasulullah?" beliau bersabda: "Kentut yang tak bersuara atau kentut yang bersuara."
Musnad Ahmad Nomer 7732