مسند أحمد ٧٧٣٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام جَاءَ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَرَفَ صَوْتَهُ فَقَالَ ادْخُلْ فَقَالَ إِنَّ فِي الْبَيْتِ سِتْرًا فِي الْحَائِطِ فِيهِ تَمَاثِيلُ فَاقْطَعُوا رُءُوسَهَا فَاجْعَلُوهَا بِسَاطًا أَوْ وَسَائِدَ فَأَوْطَئُوهُ فَإِنَّا لَا نَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ تَمَاثِيلُ
Musnad Ahmad 7733: Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Abu Ishaq dari Mujahid dari Abu Hurairah, dia berkata: bahwasanya Jibril 'Alaihis Salam datang dan mengucapkan salam kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, dan Rasulullah mengenal suaranya, maka beliau bersabda: "Masuklah, " lalu Jibril berkata: "Sesungguhnya di dalam rumah ada satir di dinding yang bergambar patung, potonglah kepalanya dan jadikanlah ia keset atau bantal lalu dudukilah, karena sesungguhnya kami tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada patung."
Musnad Ahmad Nomer 7733