Hadits Sunan An Nasa'i

الأشربة

Kitab Minuman

ذكر ما يجوز شربه من الأنبذة وما لا يجوز
Rendaman yang dibolehkan dan tidak dibolehkan diminum

سنن النسائي ٥٦٥٠: أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ إِنَّمَا سُمِّيَتْ الْخَمْرُ لِأَنَّهَا تُرِكَتْ حَتَّى مَضَى صَفْوُهَا وَبَقِيَ كَدَرُهَا وَكَانَ يَكْرَهُ كُلَّ شَيْءٍ يُنْبَذُ عَلَى عَكَرٍ

Sunan Nasa'i 5650: Telah mengabarkan kepada kami Suwaid ia berkata: telah memberitakan kepada kami Abdullah dari Syu'bah dari Qatadah dari Sa'id Ibnul Musayyab ia berkata: "Dinamakan khamer karena ia dibiarkan hingga kemurniannya hilang dan tersisa endapannya. Dan dia memakruhkan setiap sesuatu yang dibuat perasan hingga mengendap."

Sunan An Nasa'i Nomer 5650