Hadits Shahih Muslim

الأشربة

Kitab Minuman

كراهة انتباذ التمر والزبيب مخلوطين
Larangan membuat perasan kurma dan anggur dengan mencampurnya

صحيح مسلم ٣٦٧٥: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُنْبَذَ التَّمْرُ وَالزَّبِيبُ جَمِيعًا وَنَهَى أَنْ يُنْبَذَ الرُّطَبُ وَالْبُسْرُ جَمِيعًا

Shahih Muslim 3675: Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Laits dari 'Atha bin Abu Rabah dari Jabir bin Abdullah Al Anshari dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, bahwa beliau melarang membuat perasan kurma dengan anggur menjadi satu, dan melarang membuat perasan kurma segar (matang) dengan kurma muda menjadi satu."

Shahih Muslim Nomer 3675