Hadits Shahih Muslim

الأشربة

Kitab Minuman

النهي عن الانتباذ في المزفت والدباء والحنتم والنقير
Larangan membuat perasan nabidz dalam muzaffat, dubba`, hantam dan naqir

صحيح مسلم ٣٧١٩: و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ الْجَرِّ وَالدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ

Shahih Muslim 3719: Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Rafi' telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij telah mengabarkan kepadaku Abu Zubair bahwa dia mendengar Ibnu Umar berkata: "Saya mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang Al Jarr, Ad Dubba' dan Al Muzaffat."

Shahih Muslim Nomer 3719