سنن الدارقطني ٤٦٥٨: حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , نا جَدِّي , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنِ السُّدِّيِّ , عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ , عَنْ أَنَسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنِ الْخَمْرِ أَيُتَّخَذُ خَلًّا؟ , قَالَ: «لَا»
Sunan Daruquthni 4658: Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, kakekku menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari As-Suddi, dari Yahya bin Abbad, dari Anas, bahwa Nabi SAW pernah ditanya tentang khamer, apa boleh dibuat cuka? Beliau pun menjawab, "Tidak (boleh).
Sunan Daruquthmi Nomer 4658